Publikasi Ilmiah 2010

Skrining Fitokimia Ekstrak Tanaman Anting-Anting (Acalypha indica Linn) Dan Uji Toksisitas Menggunakan Brine Shrimp

Elok Kamilah Hayati, Rachmawati Ningsih, Ika Sriwahyuni

ABSTRAK

Telah dilakukan penelitian tentang uji fitokimia dan uji toksisitas ekstrak tanaman Anting-anting (Acalypha indica Linn.) terhadap larva udang Artemia salina Leach. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa aktif yang terdapat pada tanaman anting-anting dan untuk mengetahui tingkat toksisitas masing-masing ekstrak tanaman anting-anting terhadap larva udang Artemia salina Leach.
Penelitian ini meliputi ekstraksi tanaman anting-anting menggunakan metode ekstraksi maserasi selama 24 jam dengan variasi pelarut yaitu etil asetat, diklorometana, dan petroleum eter. Ekstrak pekat diuji fitokimia didukung Kromatografi Lapis Tipis serta pengujian toksisitas terhadap larva udang Artemia salina Leach. Data kematian Artemia salina Leach dianalisis dengan analisis probit untuk mengetahui nilai LC50 pada masing-masing ekstrak.
Hasil penelitian menunjukkan adanya senyawa aktif tanin, alkaloid dan steroid pada ekstrak etil asetat, triterpenoid pada ekstrak diklorometana, dan steroid pada ekstrak petroleum eter. Ketiga ekstrak mempunyai potensi aktif, ditunjukkan dari tingkat toksisitas ekstrak petroleum eter, ekstrak diklorometana, dan etil asetat berturut-turut yaitu dengan nilai LC50 11, 8547 ppm, 17,6495 ppm dan 21,6005 ppm. Ketiga ekstrak tersebut mempunyai potensi senyawa aktif, sehingga dapat digunakan sebagai acuan bahwa tanaman anting-anting berpotensi sebagai tanaman obat.

Kata Kunci: anting-anting (Acalypha indica Linn.), uji fitokimia, uji toksisitas Artemia salina Leach

Telah dipresentasikan di Simposium Nasional Kimia Bahan Alam XVIII, ITB Bandung 9-10 November 2010

************************

Efektivitas Antibakteri Ekstrak Akuades dan Ekstrak Tanin Pada Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L) secara In Vitro

Akyunul Jannah, Elok Kamilah Hayati, Wardatul Mukhlishoh

ABSTRAK

Pengawetan adalah suatu teknik yang digunakan untuk mencegah kerusakan suatu bahan. Penelitian ini ingin mengetahui pengaruh variasi konsentrasi terhadap efektivitas antibakteri senyawa aktif daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L) secara in vitro yakni pada bakteri Pseudomonas fluorescens dan Micrococcus luteus.
Penelitian ini meliputi ekstraksi yang dilakukan dengan metode maserasi ekstrak kasar akuades dan tanin. Penentuan aktifitas antibakteri ekstrak kasar pada bakteri M. luteus dan P. fluorescens menggunakan metode difusi cakram dengan konsentrasi ekstrak 0,1; 0,2; 0,4; 0,6; 0,8 dan 1,0 mg/mL.
Hasil pengujian antibakteri secara in vitro pada bakteri Pseudomonas fluorescens dan Micrococcus luteus menunjukkan adanya pengaruh variasi konsentrasi terhadap efektivitas antibakteri ekstrak akuades 0,8 mg/mL dengan nilai zona hambat 14, 67 mm pada bakteri M. luteus, sedangkan pada bakteri P. fluorescens 1,0 mg/mL zona hambat 24,67 mm. Efektifitas ekstrak tanin 0,1 mg/mL dengan nilai zona hambat 23,33 mm pada bakteri M. luteus, sedangkan pada bakteri P. fluorescens 0,1 mg/mL zona hambat 17,83 mm. Hal tersebut diperkuat oleh hasil uji statistik uji F dan dilanjutkan BNT 5% diketahui berbeda nyata (signifikasi < 0,05).

Kata Kunci : daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi. L), antibakteri, Pseudomonas fluorescens, Micrococcus luteus, ekstrak akuades, ekstrak tanin

Telah dipresentasikan di Simposium Nasional Kimia Bahan Alam XVIII, ITB Bandung 9-10 November 2010

************************

Fraksinasi dan Identifikasi Golongan Senyawa Pada Daging Buah Pepino (Solanum muricatum Aiton) yang Berpotensi Sebagai Antioksidan

Devi Arindra, Elok Kamilah Hayati, Himmatul Baroroh

ABSTRAK

Indonesia sebagai negara yang dijuluki sebagai zamrud khatulistiwa memiliki keanekaragaman flora (biodiversity) yang cukup melimpah berarti kenekaragaman senyawa kimia (chemodiversity) juga melimpah. Hal ini memicu dilakukannya penelitian senyawa kimia yang terkandung dalam tumbuhtumbuhan seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi seperti teknik pemisahan, metode analisis, dan uji farmakologi yang akan digunakan sebagai obat seperti pada buah pepino (Solanum muricatum Aiton) yang mengandung zat antioksidan.
Pemisahan senyawa dari hasil isolasi menggunakan metode KLT yang meliputi KLT Analitik dan KLT Preparatif. KLT Analitik dilakukan dengan pencarian eluen terbaik dari berbagai eluen; perbandingan komposisi pelarut yang terdiri: metanol: NH4OH pekat (10:0,03), asam asetat:etanol (1:3), aseton:air: amoniak 25% (9:0,7:0,3), etanol:asam asetat 10% (9:1), petroleum eter: nheksana: metanol: kloroform: asam asetat (1:1:3:3:2), metanol: aseton:air (2:4:0,3), toluol: etanol:asam asetat (5:4:1). Kemudian dilakukan pemisahan KLTP, uji % aktivitas senyawa antioksidan dan diidentifikasi gugus fungsi jenis senyawa dengan menggunakan spektrofotometer FT-IR (TFourier Trasform Infra Red).
Eluen terbaik dengan KLTA menggunakan fase diam silika gel GF254 adalah petroleum eter: n heksana: metanol: kloroform: asam asetat (1:1:3:3:2). Pemisahan KLTP menghasilkan 2 fraksi yang berwarna biru gelap ketika (Rf1=0,31 dan Rf2=0,75) disinari lampu UV λmax 254 nm sehingga dimungkinkan senyawa yang terkandung dalam fraksi B pada ekstrak daging buah pepino adalah vitamin C (L-asam askorbat) sedangkan fraksi A asam-asam lain. Nilai % aktivitas senyawa antioksidan isolat B (77,73 % ) lebih tinggi dibandingkan isolat A (76,56 %). Hasil identifikasi gusus fungsi spektrofotometer FTIR pada isolat B adalah gugus –OH, C=O, C-O-C. =CH-OH yang merupakan gugus karakteristik pada vitamin C.

Kata kunci : buah pepino, fraksinasi, antioksidan, DPPH, FT-IR, vitamin C.

Telah dipresentasikan di Seminar Nasional Greentechnology, 20 November 2010, UIN Maliki Malang

*************************

Fraksinasi Dan Identifikasi Senyawa Tanin Pada Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.)

Elok Kamilah Hayati, M.Si, A. Ghanaim Fasya, Lailis Sa’adah

ABSTRAK

Telah dilakukan penelitian tentang fraksinasi dan identifikasi senyawa tanin dari daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.). Isolasi senyawa tanin dari daun belimbing wuluh dilakukan dengan cara maserasi menggunakan pelarut aseton : air (7:3) selama 3×24 jam dengan bantuan shaker, kemudian dilakukan fraksinasi. Pemisahan senyawa tanin dari ekstrak dilakukan dengan kromatografi lapis tipis (KLT) analitik untuk mencari eluen terbaik dengan variasi eluen yaitu n-butanol : asam asetat : air (BAA) (4:1:5), etil asetat : kloroform : asam asetat 10 % (15:5:2), asam asetat glasial : H2O : HCl pekat (Forestal) (30:10:3), metanol : etil asetat (4:1), etil asetat : metanol : asam asetat (6:14:1), toluen : etil asetat (3:1), kemudian dilanjutkan pemisahan dengan KLT preparatif. Identifikasi senyawa tanin dilakukan dengan spektrofotometer UV-Vis dan FTIR.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak dari daun belimbing wuluh mengandung senyawa tanin, didukung dari uji fitokimia dari ketiga reagen menunjukkan positif mengandung senyawa tanin. Eluen terbaik dalam pemisahan senyawa tanin dengan KLT analitik adalah n-butanol : Asam asetat : Air (BAA) (4:1:5) yang dapat digunakan dalam pemisahan dengan KLT preparatif. Eluen ini memisahkan 3 noda dengan nilai Rf 0,53; 0,61; dan 0,68. Berdasarkan hasil analisis spektrofotometer UV-Vis, isolat 2 dengan nilai Rf 0,61 memiliki panjang gelombang maksimum sebesar 331 nm. Hasil identifikasi dengan FTIR menunjukkan serapan-serapan yang spesifik dari senyawa tanin seperti rentangan asimetri OH pada bilangan gelombang 3372,4 cm-1, overtone aromatik pada bilangan gelombang 2071,8 cm-1, rentangan cincin aromatik pada 1625,8 cm-1 dan benzena pada 782,5 cm-1, sehingga senyawa tanin yang diduga adalah flavan-3,6,7,4′,5′-pentaol atau flavan-3,7,8,4′,5′-pentaol.

Kata Kunci : daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L), tanin, kromatografi lapis tipis (KLT), spektrofotometer UV-Vis, spektrofotometer FTIR

Telah dipublikasikan dalam Jurnal Kimia (Journal of Chemistry) Volume 4 No 2 Juli 2010 Diterbitkan oleh Jurusan Kimia Universitas Udayana Bali (ISSN : 1907-9850)

***********************

Skrining Fitokimia dan Uji Toksisitas Ekstrak Tanaman Anting-Anting (Acalypha indica Linn.) Terhadap Larva Udang Artemia salina Leach

Elok Kamilah Hayati, Rachmawati Ningsih, Nur Halimah

ABSTRAK

Telah dilakukan pemeriksaan pendahuluan kandungan kimia dan uji toksisitas ekstrak tanaman anting-anting (Acalypha indica Linn.) terhadap larva udang Artemia salina Leach. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat toksisitas masing-masing ekstrak tanaman anting-anting terhadap larva udang Artemia salina Leach, serta untuk mengetahui golongan senyawa yang terdapat dalam ekstrak tanaman anting-anting yang memiliki potensi bioaktivitasnya terhadap larva udang Artemia salina Leach.
Ekstraksi tanaman anting-anting dilakukan dengan variasi pelarut yaitu etanol, kloroform dan n-heksana. Metode ekstraksi yang digunakan yaitu ekstraksi maserasi selama 24 jam dan pengadukkannya dibantu dengan shaker selama 5 jam. Ekstrak pekat diuji toksisitasnya terhadap larva udang Artemia salina Leach, diuji kandungan fitokimia menggunakan reagen dan didukung dengan kromatografi lapis tipis. Data kematian Artemia salina Leach dianalisis dengan analisis probit untuk mengetahui nilai LC50 pada masing-masing ekstrak.
Hasil penelitian menunjukkan ekstrak anting-anting dengan pelarut etanol, kloroform dan n-heksana memiliki tingkat toksisitas terhadap Artemia salina Leach. Tingkatan toksisitas masing-masing ektrak ditunjukkan dari nilai LC50 berturut-turut ekstrak n-heksana, ekstrak etanol dan ekstrak kloroform adalah 57,0933 ppm, 73,4575 ppm dan 149,374 ppm. Dugaan golongan senyawa dari pengujian reagen dan KLT antara lain flavonoid (dalam ekstrak etanol), steroid (dalam ekstrak kloroform) dan triterpenoid (dalam ekstrak etanol dan n-heksana).

Kata Kunci: Anting-anting (Acalypha indica Linn.), Artemia salina Leach, skrining fitokimia, uji toksisitas

Telah dipublikasikan dalam Alchemy journal of Chemistry, Vol 2; No. 1 Oktober 2010, Diterbitkan oleh Jurusan Kimia Universitas Islam Negeri Maliki Malang (ISSN 2086-1710)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: